![]() |
MEDAN | incomenews.id, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) berhasil melakukan pengoperasian (energize) Bay Trafo Daya TD#4 berkapasitas 1 x 60 Mega Volt Ampere (MVA) pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kilo Volt (kV) Glugur, Kota Medan pada 10 Maret 2026.
Pengoperasian infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Utara, khususnya dalam menopang kebutuhan listrik di kawasan inti Kota Medan yang terus mengalami pertumbuhan.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Sumatera Utara. Menurutnya, keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik pengoperasian Trafo Daya di GIS Glugur ini. Keandalan listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta perkembangan kawasan industri dan bisnis di Sumatera Utara. Kami berharap infrastruktur ini dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur di sisi transmisi dan gardu induk ini akan memberikan dampak positif terhadap keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di Kota Medan dan sekitarnya.
“Penambahan kapasitas melalui Trafo Daya #4 di GIS 150 kV Glugur akan meningkatkan fleksibilitas operasi sistem distribusi serta memperkuat kualitas layanan kepada pelanggan. Infrastruktur ini juga memberikan ruang bagi pertumbuhan kebutuhan listrik baru, baik dari sektor rumah tangga, bisnis, maupun industri,” jelas Mundhakir.
General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara, Dewanto, Jumat (13/3/2026) menambahkan bahwa pengoperasian Trafo Daya #4 merupakan bagian dari upaya PLN dalam membangun infrastruktur untuk memperkuat sistem kelistrikan di wilayah perkotaan dengan tingkat pertumbuhan beban yang tinggi.
“Beroperasinya Trafo Daya #4 berkapasitas 60 MVA ini akan memperkuat suplai listrik di Kota Medan dan sekitarnya” ucap Dewanto.
Ia menambahkan bahwa keberadaan trafo baru ini juga memberikan manfaat dari sisi operasional sistem. Dengan tambahan kapasitas tersebut, beban yang sebelumnya ditopang oleh Trafo 1 hingga Trafo 3 dapat terdistribusi secara lebih optimal.
“Penambahan trafo ini membantu mengurangi potensi beban berlebih pada peralatan eksisting dan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperpanjang usia pakai aset yang ada,” tambahnya.
Secara finansial, tambahan kapasitas dari Trafo Daya #4 juga membuka peluang pertumbuhan konsumsi listrik baru. Dengan asumsi tingkat pembebanan rata-rata sekitar 70 persen, kapasitas ini diproyeksikan mampu melayani pelanggan baru dengan potensi nilai transaksi penjualan energi listrik mencapai sekitar Rp1,23 miliar per hari.
Sementara itu, Manager PLN UPP SBU 3, Andhika Putra Kusuma, menyampaikan bahwa keberhasilan pengoperasian infrastruktur ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang erat antara berbagai unit PLN serta mitra pelaksana di lapangan.
“Keberhasilan energize ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang sangat baik antara PLN UIP SBU, UPP SBU 3, PLN UIP3B Sumatera, UP2B Sumbagut, UPT Medan, ULTG Glugur, PLN UID Sumatera Utara, UP2D Sumut, UP3 Medan, UP3 Medan Utara, PLN Pusat Sertifikasi, serta mitra pelaksana PT High Volt Technology dan PT Trafoindo Power Indonesia. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat guna memastikan mutu pekerjaan, keselamatan personel, serta keandalan sistem kelistrikan jangka panjang,” pungkas Andhika.
Melalui penguatan infrastruktur kelistrikan ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang andal, aman dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan daerah serta pertumbuhan ekonomi nasional. (WM01)
