Sinergi PLN UIP SBU bersama Forkopimda Perkuat Progres PLTA Kumbih-3 di Pakpak Bharat





PAKPAK BHARAT | incomenews.id, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melaksanakan kegiatan Monitoring & Evaluasi proses pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kumbih - 3 berkapasitas 45 MW yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis, 23 April 2026.


Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan PLN UIP SBU, Manager Pertanahan, Aset & Sertifikasi, Erdiansyah Dharmika Putra

Senior Specialist Assist to General Manager, Sahala Siagian, AMN Pertanahan & RoW, Alexander J. Sihite, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pakpak Bharat, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kantor Pertanahan Pakpak Bharat, serta tokoh masyarakat adat Sulang Silima. Forum ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kelancaran proses pengadaan tanah sebagai tahapan krusial menuju pembangunan konstruksi.


Dalam pembahasan, terdapat dua poin utama yang menjadi perhatian, yakni keterlibatan masyarakat adat dalam penandatanganan dokumen tanah (sporadik) serta permintaan pelaksanaan upacara adat Mendegger Uruk sebelum dimulainya pembangunan.


Melalui forum tersebut, seluruh pihak berhasil mencapai kesepakatan konkret sebagai solusi atas dinamika yang ada. Pertama, berkas tanah (sporadik) telah ditandatangani pada hari ini oleh tokoh masyarakat adat Sulang Silima sesuai wilayah masing-masing dan disaksikan langsung oleh seluruh peserta rapat. Kedua, pelaksanaan upacara adat Mendegger Uruk disepakati akan dilaksanakan sebelum dimulainya pekerjaan konstruksi sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pakpak Bharat, Mindo Desima Sianturi S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam percepatan pengadaan tanah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pakpak Bharat, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif. Dengan terselesaikannya tahapan ini, proses selanjutnya akan memasuki musyawarah penyampaian nilai appraisal,” ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Bupati Kabupaten Pakpak Bharat menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh proses pembangunan PLTA Kumbih - 3 ini. Dukungan ini diyakini akan membuka peluang investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen turut mendukung proses pembangunan proyek strategis ini. “Pembangunan PLTA Kumbih - 3 tidak hanya menjadi bagian dari penyediaan energi nasional, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pakpak Bharat. Kami memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, inklusif, serta menghormati nilai-nilai kearifan lokal,” ungkapnya.


Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, juga menyampaikan dukungannya. “Kami mendorong seluruh pihak untuk terus menjaga sinergi dan komunikasi yang baik. Dengan demikian, setiap tahapan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.


Sementara itu, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Nur Handayani S.H, M.H., menegaskan komitmen untuk melaksanakan pendampingan hukum dalam proses pengadaan tanah. “Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan. Monitoring dan evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari forum sebelumnya, sehingga setiap kendala dapat segera diselesaikan dan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.


Managemen PLN UIP SBU sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas sinergi yang terjalin dengan baik antara PLN dengan Forkopimda Pakpak Bharat antara lain Bupati Pakpak Bharat, Ketua DPRD Pakpak Bharat, Kapolres Pakpak Bharat, Kajari Pakpak Bharat, Dandim 0206/Dairi, bersama dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kepala Kantor Pertanahan Pakpak Bharat, serta masyarakat adat. Melalui kolaborasi yang solid antara PLN, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, pembangunan PLTA Kumbih-3 diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan sistem kelistrikan di Sumatera Utara. (WM01)