BINJAI | incomenews.id, PT PLN (Persero)
Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui program Srikandi Movement kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui kegiatan Srikandi Goes To School, PLN Mengajar dengan tema “Wujudkan Generasi Kreatif dan Mandiri di Era Industri Modern” yang dilaksanakan di SMK Swasta Setia Budi Binjai, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran PLN di tengah masyarakat melalui program pemberdayaan dan edukasi bagi generasi muda, khususnya dalam mendukung pengembangan keterampilan dan kreativitas siswa di bidang industri kreatif fashion.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Sekolah SMK Swasta Setia Budi Binjai, Tri Diany Kurnia Fitri, S.E., M.Si., Ketua Yayasan Pendidikan SMK Swasta Setia Budi Binjai, Drs. H. M. Syahrin Lubis, Srikandi Champion PLN UIP SBU, Ratih Sri Handayani selaku Manager Keuangan dan Anggaran PLN UIP SBU, Owner Sadina Fashion Kota Medan, Silvia Sadina sebagai pembicara.
Turut hadir dalam kegiatan, sebanyak 25 orang karyawati PLN UIP SBU yang tergabung kedalam keanggotaan Srikandi PLN UIP SBU, 75 orang siswi dan 25 orang guru SMK Swasta Setia Budi Binjai.
Dalam kegiatan tersebut, PLN UIP SBU memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar berupa dua unit mesin jahit listrik, satu unit mesin obras, satu unit setrika uap, satu unit mesin press, tiga unit gunting listrik, tiga unit gunting kain besi, tiga unit gunting zigzag, tiga unit patung full body, dan dua unit manekin.
Selain itu, PLN UIP SBU juga memberikan bantuan bahan pelatihan berupa aneka jenis kain, benang jahit, kancing, serta kertas pola untuk mendukung proses pembelajaran praktik siswa.
Sebagai bagian dari kegiatan PLN Mengajar, para peserta juga mendapatkan tiga sesi pelatihan yang meliputi peluang industri kreatif di era digital bagi generasi muda, kemampuan adaptasi terhadap tren dan teknologi di bidang industri kreatif fashion, serta peluang karier di bidang industri kreatif seperti fashion design.
Kepala Sekolah SMK Swasta Setia Budi Binjai, Tri Diany Kurnia Fitri, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan PLN terhadap sekolah SMK Setia Budi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian langsung dari PLN yang hadir nyata dalam mendukung dunia pendidikan. Kami berharap momentum ini dapat menjadi motivasi bagi para siswi kami untuk terus belajar, mengembangkan kreativitas dan berani menggapai cita-cita mereka di masa depan,” ujar Tri Diany.
Sementara itu, General Manager PLN UIP SBU, Dewanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda yang kreatif, adaptif, mandiri dan yang terpenting adalah berakhlak baik. Bagaimanapun tidak bisa dipungkiri tentang adanya pengetahuan yang sangat penting yang sering dilupakan yaitu "Akhlak ada di atas Ilmu". Artinya generasi ke depan tetap mengutamakan akhlak disamping ilmu dan keterampilan atau skill yang tinggi.
“Program ini selaras dengan tuntutan perkembangan zaman dalam upaya mendukung kemajuan dunia pendidikan. Kami berharap bantuan sarana pembelajaran dan pelatihan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas mereka. Melalui program ini, PLN hadir dalam upaya turut mendukung kemajuan pendidikan, khususnya bagi para siswa-siswi di SMK Swasta Setia Budi Binjai agar semakin siap menghadapi dunia kerja dan industri kreatif ke depannya”, terang Dewanto.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP SBU, Alfredo Pakpahan, menambahkan bahwa melalui program Srikandi Goes To School, PLN ingin mendorong lahirnya generasi muda yang percaya diri, produktif dan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal masa depan.
“Bagi kami, pendidikan merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang lebih mandiri dan mampu menghadapi perkembangan dunia industri yang terus berubah. Melalui kegiatan ini, PLN ingin memberikan semangat sekaligus dukungan nyata agar para siswa memiliki kesempatan untuk terus belajar, berkarya dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujar Alfredo.
“Melalui pelatihan dan bantuan peralatan yang diberikan, kami berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar, tetapi juga memiliki keterampilan yang nantinya dapat membuka peluang usaha maupun karier di bidang industri kreatif,” pungkas Alfredo.
Pada kesempatan yang sama, Srikandi Champion PLN UIP SBU, Ratih Sri Handayani, menyampaikan bahwa Srikandi PLN ingin hadir sebagai sosok perempuan yang mampu memberikan inspirasi dan semangat bagi generasi muda untuk terus berkembang.
“Srikandi adalah sosok perempuan tangguh dan berjiwa kepemimpinan yang hadir untuk mendampingi kemajuan generasi masa depan. Melalui program PLN Mengajar ini, kami ingin menegaskan bahwa perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berinovasi dan meraih kesuksesan di berbagai bidang,” ungkap Ratih.
Dalam sesi PLN Mengajar, Team Leader K3L dan KAM PLN UPP SBU 3, Lisa Simorangkir, memberikan edukasi kepada siswi dan guru yang hadir melalui materi bertema Peduli Bahaya Listrik. Dalam pemaparannya, Lisa menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya listrik demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Untuk menghindari bahaya listrik, masyarakat perlu memperhatikan jarak aman saat membangun rumah atau bangunan lainnya, yakni lebih dari 2,5 meter dari jaringan listrik. Selain itu, masyarakat juga tidak diperkenankan menebang pohon, bambu, maupun tanaman lain secara mandiri yang berada di dekat jaringan listrik, serta tidak mendirikan antena televisi, telepon, maupun perangkat telekomunikasi lainnya di sekitar jaringan listrik. Kami juga mengimbau agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, menggunakan stop kontak dengan benar tanpa menumpuk colokan, serta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Apabila ditemukan kabel instalasi yang sudah tidak layak, segera laporkan melalui PLN Mobile agar dapat segera ditindaklanjuti petugas PLN,” jelas Lisa.
Pada kegiatan ini, Srikandi PLN juga turut mensosialisasikan penggunaan aplikasi PLN Mobile kepada para siswi dan guru. Melalui sosialisasi ini, peserta diajak untuk mengunduh aplikasi PLN Mobile guna mempermudah akses berbagai layanan kelistrikan, mulai dari pembelian token listrik, pembayaran tagihan, pencatatan meter mandiri, pengajuan tambah daya, pencarian lokasi SPKLU, hingga layanan pengaduan pelanggan yang kini semakin praktis dalam satu genggaman. (WM01)
