![]() |
KABUPATEN LANGKAT | incomenews.id, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utara 3 (UPP SBU 3) melaksanakan kegiatan pembukaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa Program Ketahanan Pangan Budidaya Burung Puyuh Petelur di Kabupaten Langkat, Rabu 20 Mei 2026.
Program ini menjadi salah satu upaya PLN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
Dalam Kegiatan ini, dilaksanakan juga pelatihan dan edukasi teknik perawatan dan pengembangbiakan burung puyuh petelur yang baik dan benar, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha burung puyuh petelur kepada sebanyak 25 peserta penerima manfaat yang berasal dari 3 Kecamatan di Kabupaten Langkat.
Melalui pelatihan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan usaha, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengelola peternakan secara mandiri sehingga diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Padang Langkat M. Andhika, Kepala Desa Pasarawa Hatta Mulia, Kepala Desa Paluh Manis Ngatimin, Pimpinan YKAPI Lukman, S.Sos., Divo Hutabarat, Officer Komunikasi dan TJSL PLN UIP SBU beserta Officer Keuangan dan Administrasi PLN UPP SBU 3, Dahlia Hutapea dan Nelly Simare-Mare.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan terhadap program tersebut, PLN UIP SBU juga memberikan bantuan sarana dan prasarana pengembangbiakan serta penyaluran sebanyak 3.500 ekor bibit burung puyuh petelur kepada penerima manfaat pada tujuh titik lokasi, yaitu satu lokasi di Kecamatan Tanjung Pura, dua lokasi di Kecamatan Hinai dan empat lokasi di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat memiliki peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, serta membuka kesempatan pengembangan usaha peternakan skala kecil yang berkelanjutan di desa.
Pimpinan YKAPI, Lukman, S.Sos., menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal tumbuhnya kelompok usaha masyarakat yang produktif dan mandiri.
“Program ini tidak hanya memberikan bantuan ternak, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat tentang cara mengelola usaha peternakan yang baik sehingga hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat penerima manfaat,” ujar Lukman.
Kepala Desa Padang Langkat, M. Andhika, turut mengapresiasi kepedulian PLN terhadap masyarakat desa melalui program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kami berharap program ini dapat menjadi peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan adanya pelatihan dan bantuan usaha ini, masyarakat memiliki bekal untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan,” ucapnya.
Salah seorang penerima manfaat program, M. Irwan, warga yang berdomisili di jalur pembangunan SUTT 150 kV Pangkalan Susu – Medan Barat, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian PLN melalui program tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN UIP SBU atas bantuan dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat. Program ini sangat membantu kami untuk memiliki usaha tambahan yang dapat mendukung kebutuhan keluarga sehari-hari. Kami berharap usaha budidaya burung puyuh ini dapat berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP SBU, Dewanto, Jumat (22/5/2026) menyampaikan bahwa PLN ingin hadir tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga melalui program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Bagi kami, keberhasilan program ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi tentang bagaimana masyarakat nantinya dapat merasakan perubahan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Dewanto.
“Kami berharap usaha budidaya burung puyuh petelur ini dapat berkembang, memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga, serta menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus maju dan mandiri. PLN ingin tumbuh bersama masyarakat dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan,” pungkas Dewanto.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP SBU, Alfredo Pakpahan, menambahkan bahwa program TJSL tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat penerima manfaat di sekitar jalur pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan PLN.
“Melalui program TJSL ini, PLN UIP SBU ingin memastikan bahwa kehadiran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar jalur pembangunan. Kami berharap program budidaya burung puyuh petelur ini dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan dan kolaborasi yang harmonis antara PLN dengan masyarakat,” ujarnya.
“PLN percaya bahwa pembangunan yang baik tidak hanya menghadirkan manfaat kelistrikan, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Alfredo. (WM01)
