PDAM Tirtanadi Minta Maaf, Gangguan Air Bersih Terjadi di Sejumlah Wilayah Medan Hingga Dua Hari





MEDAN | incomenews.id, Ribuan pelanggan PDAM Tirtanadi di Kota Medan dan sekitarnya terancam mengalami gangguan pasokan air bersih selama dua hari ke depan akibat kerusakan mesin operasional yang dipicu pemadaman listrik dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Ardian Surbakti, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pelayanan distribusi air bersih tersebut. Gangguan mulai terjadi sejak Senin malam dan diperkirakan berlangsung hingga dua hari ke depan.


"Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara atas gangguan pelayanan air bersih akibat kerusakan mesin operasional yang terjadi karena pemadaman listrik," ujar Ardian Surbakti  kepada wartawan, Senin (8/6/2026).


Menurut Ardian, kerusakan pada mesin operasional berdampak langsung terhadap proses produksi dan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelayanan PDAM Tirtanadi.


Adapun daerah yang terdampak meliputi Kecamatan Delitua, Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, Medan Perjuangan, Medan Maimun, serta sebagian wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan.


PDAM Tirtanadi mengimbau masyarakat di kawasan terdampak untuk mengantisipasi kemungkinan terhentinya aliran air dengan menampung persediaan air secukupnya selama proses perbaikan berlangsung.


Sebagai langkah darurat, PDAM Tirtanadi menyiapkan mobil tangki air bersih yang akan disiagakan di setiap kecamatan terdampak guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama gangguan pelayanan berlangsung.


"Kami telah menyiapkan mobil tangki air bersih di seluruh wilayah yang terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Ardian.


PDAM Tirtanadi juga membuka layanan informasi bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan maupun informasi terkait distribusi air bersih. Masyarakat dapat menghubungi pusat layanan pelanggan melalui nomor 0811-6015-000.


Hingga saat ini, petugas masih melakukan perbaikan terhadap mesin yang mengalami kerusakan dengan harapan pasokan air bersih dapat kembali normal dalam waktu dua hari mendatang. (WM01)