![]() |
BINJAI | incomenews.id, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai kembali memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan tujuh pelanggan dari sektor industri, manufaktur, perdagangan, dan pengolahan. Total kebutuhan daya yang disepakati mencapai 13,63 MVA, yang terdiri dari layanan pasang baru dan perubahan daya guna mendukung pengembangan usaha para pelanggan.
Penandatanganan SPJBTL ini menjadi indikator positif meningkatnya aktivitas ekonomi dan investasi di wilayah Kota Binjai, Kabupaten Langkat, dan sekitarnya. Ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional usaha, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
Adapun pelanggan yang melakukan penandatanganan SPJBTL tersebut yaitu PT Tirta Sogarindo Gemilang, PT Bukit Intan Abadi, PT Dopamine Agro Sawitta, Setia Makmur Bukit, PT Karunia Beton Lestari, PT Laju Persada Utama, dan PT Bangun Karya 91 dengan total kebutuhan daya mencapai 13,63 MVA.
Manager PLN UP3 Binjai, Muhammad Isra, mengatakan bahwa meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor produktif menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap perkembangan ekonomi di wilayah Sumatera Utara.
“Listrik merupakan kebutuhan utama dalam menjalankan aktivitas bisnis dan industri. Penandatanganan SPJBTL ini menjadi bukti kepercayaan pelanggan terhadap layanan PLN sekaligus mencerminkan adanya ekspansi usaha yang berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. PLN siap menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas untuk mendukung produktivitas pelanggan,” ujar Isra.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, Selasa (23/6/2026) menyampaikan bahwa penyediaan energi listrik yang andal merupakan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan menarik investasi baru.
“Pertumbuhan kebutuhan listrik dari sektor industri dan usaha menjadi sinyal positif bergeraknya roda perekonomian. PLN terus memastikan kecukupan pasokan dan keandalan sistem kelistrikan agar mampu mendukung investasi, pengembangan industri, serta penciptaan lapangan kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketersediaan energi yang andal akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Mundhakir.
Melalui penguatan infrastruktur kelistrikan, transformasi digital layanan, serta kemudahan akses layanan pelanggan, PLN berkomitmen mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing.
Melalui penandatanganan SPJBTL ini, PLN berharap kolaborasi dengan sektor usaha dapat terus ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Sumatera Utara. (WM01)
