![]() |
TOBA | incomenews.id, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui kantor Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utara 4 (UPP SBU 4) terus menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada pengembangan potensi ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Kali ini, PLN UPP SBU 4 menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Toba dalam menyelenggarakan Pelatihan Pertanian Pupuk Organik dan Electrifying Agriculture bagi Kelompok Tani Maju Jaya di Balai Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba, Rabu 10 Juni 2026.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan organik yang tersedia di sekitar masyarakat sekaligus mendorong penerapan konsep Electrifying Agriculture sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.
Pelatihan dihadiri oleh Manager PLN UPP SBU 4, Parlindungan beserta jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba Lena Pardede beserta tim, Ketua BPD Desa Meranti Utara N. Nainggolan, Kepala Desa Meranti Utara Walter Siagian, serta Ketua Kelompok Tani Maju Jaya Maju Hutagalung.
Sebelum pelaksanaan pelatihan, tim bersama narasumber melakukan identifikasi lapangan guna memetakan potensi bahan baku organik yang tersedia di lingkungan sekitar. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyusunan materi pelatihan agar teknologi dan metode yang diberikan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Meranti Utara.
Kepala Desa Meranti Utara, Walter Siagian, menyampaikan bahwa program yang diinisiasi PLN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan petani mengelola sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
"Kami mengapresiasi komitmen PT PLN (Persero) yang terus mendampingi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Pelatihan ini membuka wawasan masyarakat dalam mengolah bahan-bahan organik menjadi pupuk yang bermanfaat sekaligus memperkuat sektor pertanian di Desa Meranti Utara. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkap Walter.
General Manager PLN UIP SBU, Rizki Aftarianto, Selasa (30/6/2026) mengatakan bahwa program TJSL PLN tidak hanya diarahkan untuk memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat agar mampu menciptakan nilai tambah dari potensi yang dimiliki.
"PLN meyakini bahwa keberlanjutan pembangunan harus diikuti dengan peningkatan kapasitas masyarakat. Melalui pengenalan pupuk organik dan konsep Electrifying Agriculture, kami ingin mendorong lahirnya praktik pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan memiliki daya saing. Kami berharap program ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis inovasi sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar PLTA Asahan 3," jelas Rizki.
Manager PLN UPP SBU 4, Parlindungan, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menghadirkan program pemberdayaan yang aplikatif dan berkelanjutan. Dengan dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Toba, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan pupuk organik sekaligus pemanfaatan teknologi kelistrikan di sektor pertanian. Harapannya, kemampuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Meranti Utara," tutup Parlindungan.
Program ini menjadi salah satu wujud komitmen PLN UIP SBU dalam menghadirkan manfaat di luar penyediaan listrik melalui pengembangan masyarakat berbasis potensi lokal. Dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan kelompok tani, PLN berharap tercipta ekosistem pertanian yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. (WM01)
